Renungan Kristen

Talenta Yang Berharga

Matius 25:18  Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.

Ayat ini adalah penggalan dari sebuah kisah dimana seorang Tuan memberikan kepada tiga orang hambanya masing-masing lima talenta, dua talenta dan satu talenta untuk di kelola.

Hamba yang di percayakan lima talenta kemudian pergi mengerjakan dan memperoleh laba lima talenta pula. Hamba yang di percayakan dua talenta kemudian pergi mengerjakan dan memperoleh laba dua talenta. Sedangkan hamba yang di percayakan satu talenta tidak melakukan apapun bahkan menyembunyikan satu talenta tersebut di dalam tanah sehingga tidak menghasilkan apapun bagi Tuannya.

 

Nah, ketika sang Tuan tersebut kembali dan meminta pertanggung jawaban, hamba yang mengerjakan talenta yang dipercayakan dan menghasilkan buah mendapat pujian dari Tuannya dan dipercayakan tanggung jawab yang lebih besar. Sebaliknya hamba yang dipercayakan  satu talenta dan tidak mengerjakannya mendapat hukuman dari Tuannya.

Yang menjadi pertanyaan, mengapa hamba yang dipercayakan  satu talenta tersebut tidak mau mengerjakan apa yang dipercayakan oleh Tuannya? Penyebabnya adalah :

 

1.       Berpikiran Negatip dan bersungut-sungut terhadap Tuannya.

Matius 25:24  Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.

Dari ayat diatas kita melihat bahwa hamba tersebut mempunyai pikiran negatip dan berprasangka buruk terhadap Tuannya. Hamba ini hanya memandang sisi negatip dari kehidupan Tuannya padahal sang Tuan ternyata juga mempuyai sisi positip yaitu menghargai jerih lelah dari hamba yang mengerjakan tanggungjawabnya dengan benar.

Pikiran negatip membuat hamba tersebut bersungut-sungut dan menyalahkan Tuannya. Dan yang menyebabkan pikiran negatip tersebut adalah “iri hati”. Si hamba iri hati melihat dua temannya yang lain diberi talenta lebih banyak dari dirinya. Rasa iri hati menyebabkan ia melihat Tuannya sebagai seorang yang kejam.

Saudaraku, pernahkan saudara sadari bahwa kita juga sering melakukan hal yang sama? Kita sering merasa orang lain lebih beruntung dari kita karena mereka di beri Tuhan bakat yang lebih baik dari kita. Kita sering iri hati melihat pelayanan orang lain lebih baik dari pelayanan kita. Sehingga kita bersungut-sungut dan menyalahkan Tuhan seolah-olah Tuhan berbuat tidak adil kepada kita.

 

2.       Tidak mempunyai Syukur.

Dari Matius 25:24 diatas kita juga bisa menarik kesimpulan bahwa si hamba tidak mempunyai rasa syukur dan rasa terima kasih.

Lalu, mengapa ia tidak mempuyai rasa syukur? Itu karena ia merasa hanya di beri tanggungjawab yang kecil yaitu hanya sebesar satu talenta.

Saudaraku, sebenarnya kalau kita perhatikan, nilai satu talenta bukanlah angka yang kecil.

1 Talenta Emas = 34 Kg Emas

1 Talenta = 6.000 Dinar.

Upah kerja pada masa itu adalah 1 Dinar Sehari, Jika 1 Tahun = 365 hari maka 1 Talenta seharga Upah Kerja kita selama 6.000/365 = 16,44 Tahun.

Apakah masih berani kita mengatakan itu angka yang kecil saudara? Tidak bukan???

Saudaraku, jika kita hanya memandang kepada apa yang dimiliki orang bukan kepada apa yang kita miliki akan membuat kita menjadi orang yang tidak tahu mengucap syukur. Kita sering membandingkan kehidupan kita dan kehidupan orang lain  dan menganggap apa yang Tuhan berikan kepada kita tidak berharga sama sekali.

Oleh sebab itu fokuslah kepada apa yang Tuhan berikan kepada anda bukan kepada apa yang Tuhan berikan kepada orang lain, itu akan membuat kita menjadi orang yang bersyukur.

 

3.       Ketakutan.

Matius 25:25  Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!

Ketakutan yang tidak beralasan tidak pernah membuat kita maju. Ketakutan akan membuat kita tidak bertindak apapun yang mengakibatkan kita tidak berbuah. Dan ketakutan adalah sebuah penghalang bagi kemajuan.

Saudaraku, pernahkah kita sadari bahwa kita juga pernah melakukan hal yang sama? Mungkin kita merasa tidak punya bakat apapun sehingga itu membuat kita tidak berani dan takut melayani. Tahukah anda bahwa setidaknya kita memiliki satu talenta yang dipercayakan Tuhan kepada kita. Oleh sebab itu jangan takut saudara, jangan sembunyikan talentamu karena sebagaimana sang Tuan akhirnya mencapakkan hamba tidak berguna ini kedalam kegelapan yang paling gelap dimana terdapat ratap dan kertak gigi (Matius 25:30) demikian pula pada hari penghakiman nanti Tuhan akan mencampakkan orang yang penakut dan yang tidak berbuah bagi Tuhan ketempat yang sama.

Wahyu 21:8  Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

Sebenarnya kalau kita perhatikan dari kisah ini, Tuhan tidak mempermasalahkan berapa Talenta yang di berikan kepada kita. Tuhan tidak fokus kepada berapa yang kita miliki melainkan Tuhan fokus kepada hasil (buah).

Mana yang lebih baik, memiliki lima talenta dan membuahkan lima talenta atau memiliki satu talenta dan membuahkan sepuluh. Lebih baik memiliki satu talenta namun menghasilkan sepuluh bukan? Oleh sebab itu jangan kecil hati saudara jika anda hanya merasa memiliki satu talenta. Kerjakanlah talentamu dengan setia karena mungkin saja anda lebih banyak berbuah dari orang yang punya karunia lima talenta. Amin...

Saudaraku, sehubungan dengan Topik diatas maka saya juga tidak mau ketinggalan. Walaupun saya hanya memiliki satu talenta tapi saya mau berkarya bagi Tuhan. Dibawah ini adalah lagu yang saya ciptakan yang berhubungan dengan topik ini. Jika saudara berkenan silahkan lihat dan dengarkan lagu ini dan saya tidak takut apalagi malu berkarya bagi Tuhan dan biarlah semuanya untuk kemuliaan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.